• Halaman Depan
  • |
  • Blog
  • |
  • Petani menggugat VW atas perubahan iklim; Pengadilan Jerman memiliki keraguan

Juli 21, 2022

Petani menggugat VW atas perubahan iklim; Pengadilan Jerman memiliki keraguan

0
(0)

BERLIN — Pengadilan di Jerman pada Jumat meragukan klaim seorang petani Jerman bahwa produsen mobil Volkswagen ikut bertanggung jawab atas dampak pemanasan global terhadap bisnis keluarganya.

Penggugat, Ulf Allhoff-Cramer, mengklaim tanah yang lebih kering dan hujan yang lebih deras karena perubahan iklim merusak ladang, ternak, dan hutan komersialnya.

"Petani sudah terpukul lebih keras dan lebih cepat oleh perubahan iklim dari yang diharapkan," katanya kepada wartawan minggu ini, menuduh bahwa VW sebagai produsen mobil terbesar kedua di dunia telah berkontribusi terhadap kerusakan.

Tetapi selama sidang pertama, pengadilan regional di kota barat Detmold meminta penggugat dan pengacaranya untuk memberikan rincian lebih lanjut untuk mendukung argumen hukum mereka, kantor berita Jerman dpa melaporkan.

Hakim ketua juga meminta kejelasan apakah penggugat telah menderita kerusakan terkait iklim atau hanya mengharapkannya. Ini mengatur sidang pengadilan berikutnya untuk 9 September.

Kasus ini didukung oleh kelompok lingkungan Greenpeace, yang telah mendukung upaya hukum serupa di Jerman yang bertujuan meminta pertanggungjawaban perusahaan dan pemerintah atas perubahan iklim.

Kasus-kasus seperti itu telah bertemu dengan keberhasilan yang beragam. Beberapa telah diberhentikan, sementara satu berhasil sampai ke pengadilan tinggi Jerman, yang tahun lalu memerintahkan pemerintah untuk meningkatkan upayanya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Dalam pengaduannya, Allhoff-Cramer menyerukan VW untuk mengakhiri produksi kendaraan mesin pembakaran pada tahun 2030. Produsen mobil Jerman menolak permintaan serupa dari kelompok lingkungan tahun lalu.

Volkswagen mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka bertujuan untuk mengurangi emisinya "secepat yang diizinkan bisnis" tetapi telah menetapkan tenggat waktu 2050 untuk mengurangi emisi karbon dioksida menjadi nol.

“Volkswagen adalah singkatan dari perlindungan iklim dan dekarbonisasi cepat dari sektor transportasi, tetapi tidak dapat memenuhi tantangan ini sendirian,” kata perusahaan itu, seraya menambahkan bahwa transformasi juga bergantung pada peraturan pemerintah, perkembangan teknologi, dan perilaku pembeli.

Perusahaan mengatakan anggota parlemen harus memutuskan langkah-langkah perubahan iklim.

“Sengketa di pengadilan perdata melalui tuntutan hukum terhadap masing-masing perusahaan yang ditujukan untuk tujuan ini, di sisi lain, bukanlah tempat atau sarana untuk melakukan keadilan atas tugas yang bertanggung jawab ini,” kata VW. "Kami akan mempertahankan posisi ini dan meminta gugatan itu dibatalkan."

Pada tahun 2015, Badan Perlindungan Lingkungan AS menangkap Volkswagen menggunakan perangkat lunak yang memungkinkan mobil diesel lulus uji emisi dan kemudian mematikan kontrol polusi selama mengemudi normal. Perusahaan meminta maaf dan membayar denda puluhan miliar dolar, biaya penarikan kembali, dan kompensasi kepada pemilik mobil.

___

Ikuti liputan iklim AP di http://apnews.com/hub/climate

Seberapa bermanfaatkah postingan ini?

Klik bintang untuk memberikan rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Jumlah suara: 0

Sejauh ini belum ada voting! Jadilah yang pertama untuk memberikan rating pada postingan ini.

Pos terkait

Tim Editorial


{"email": "Email address invalid", "url": "Website address invalid", "required": "Wajib diisi tidak ada"}